"Dalam wawancara mereka tertinggi," ujar anggota panitia seleksi (pansel), MH Ritonga saat dihubungi via telepon, Jumat (27/8/2010).
Ritonga menjelaskan, dalam rapat pleno terakhir, pansel menghitung nilai-nilai yang didapat oleh tujuh calon. Masing-masing anggota juga memberikan penilaian untuk ketujuh calon yang ada. Perbedaan nilai dari tujuh calon juga tidak terlampau jauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh anggota pansel, lanjut Ritonga, juga sepakat untuk memilih Bambang dan Busyro. Tidak ada satu pun anggota yang berbeda pendapat.
Sebelumnya, Ketua Pansel KPK Patrialis Akbar mengatakan, calon lainnya yakni Jimly Asshiddiqie dan Melli Darsi tidak lolos karena tidak bisa mengikuti tuntutan pansel yang meminta agar semua calon tidak mundur setelah tes wawancara.
"Terus terang saja, itu semua kita bicarakan. Pak Jimly orang bagus, tidak ada yang mengatakan beliau tidak bagus. Beliau juga sangat brilian. Tapi, Pansel menginginkan siapa pun yang terpilih dalam seleksi ini agar tidak boleh mundur, baik nanti kalau calon itu terpilih atau tidak terpilih. Pak Jimly dan Ibu Melli, terkait dengan alasan itu," papar Patrialis di Istana Negara.
(mok/mad)











































