"Motornya nggak keburu diambil, udah kepergok duluan sama yang punya," kata Kasat Reskrim Polres Depok, Kompol Ade Rahmat, saat dihubungi wartawan, Jumat (27/8/2010).
Ade mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Kamis, 26 Agustus malam di depan rumah Syahrul Iqdan (28) di RT 04/11 Tugu, Cimanggis, Depok. Saat itu, pelaku yang berjumlah 2 orang berusaha mengambil sepeda motor korban yang diparkir di TKP.
"Satu pelaku menunggu di motor Yamaha Mio, satu lagi membongkar kunci motor korban," katanya.
Namun, aksi mereka itu keburu diketahui korban. Korban langsung berteriak maling kepada pelaku. "Tapi mereka lari," katanya.
Korban kemudian berlari mengejar pelaku yang kabur dengan motor Yamaha Mio. Saat itulah pelaku kemudian membuang tembakan ke arah korban.
Korban kemudian kembali ke rumahnya karena takut kena tembak. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian Depok.
Semenetara itu, Ade mengatakan, selama 2 bulan terakhir telah terjadi pencurian motor dengan menggunakan senjata api. Satu kasus di antaranya berhasil diungkap.
"Satu kasus pernah kita ungkap. Ada dua tersangkanya saat itu dan ada senpinya juga," katanya.
Terkait perampokan dengan senjata api yang semakin marak menjelang lebaran ini, Polres Depok telah memperketat pengamanan di sejumlah tempat pelayanan keuangan dan perbankan. Sementara petugas reserse, ditugaskan mobile untuk melakukan patroli ke wilayah-wilayah.
"Ada anggota berseragam yang dipersenjatai ditugaskan stasioner di bank-bank," katanya.
(mei/fay)











































