"Isu sweeping terhadap warga negara Malaysia di Indonesia oleh sekelompok orang tentu pemerintah Indonesia wajib memberikan keamanan bagi siapa pun terutama bagi warga negara asing termasuk, Malaysia," kata Da'i dalam jumpa pers di KBRI Kuala Lumpur, Jumat (27/8/2009).
Menurut Dai, isu sweeping hanya disuarakan sekelompok kecil masyarakat Indonesia. Apabila isu tersebut betul-betul terjadi, menurut dia, pemerintah Indonesia akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melanggar hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insiden sudah terjadi. Kita harapkan ke depan tidak terjadi lagi, karena itu kedua pemerintah harus melakukan langkah-langkah segera," ujar Da'i.
Dia mengatakan, sebaiknya mengambil hikmah dari insiden yang terjadi selama ini yaitu mempercepat proses-proses yang tertunda terutama berkaitan dengan perbatasan Indonesia-Malaysia yang selalu memunculkan overlap di antara kedua negara.
Pemerintah Indonesia dan Malaysia direncanakan akan melakukan pertemuan bilateral pada 6 September mendatang di Kinabalu, Malaysia, untuk membahas isu-isu yang selama ini mengganggu hubungan kedua negara, termasuk isu perbatasan laut.
(rmd/aan)











































