Migrant Care: TKI Bisa Jadi Amunisi Melawan Malaysia

Migrant Care: TKI Bisa Jadi Amunisi Melawan Malaysia

- detikNews
Jumat, 27 Agu 2010 10:58 WIB
Migrant Care: TKI Bisa Jadi Amunisi Melawan Malaysia
Jakarta - Indonesia bisa menggertak Malaysia dengan menarik semua TKI yang menjadi motor bisnis negeri itu. Tinggal pemerintah berani tidak melakukan itu.

"TKI itu kan WNI, dan mereka selama ini tidak meragukan nasionalisme. Meski selama ini mereka terbelenggu atas sikap tidak tegas pemerintah, saya pikir mereka akan mendukung pemerintah dan ini akan menjadi amunisi," ujar Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah kepada detikcom, Jumat (27/8/2010).

Menurut Anis, 2,2 juta TKI legal dan ilegal di Malaysia bisa jadi tidak akan menunggu untuk ditarik jika hubungan kedua negara makin memanas. Apalagi di negeri jiran itu, TKI kerap didiskriminasi sebagai Indon, diberi upah rendah, dan sebagainya.

TKI yang pulang dari Malaysia, bisa dikirimkan ke negara lain yang lebih menghormati hak asasi manusia seperti Hong Kong. Saat ini ada 42 negara tujuan tempat tujuan TKI.

"Untuk apa kita mempertahankan warga negara kita yang bekerja di suatu negara kalau negara itu tidak menghormati hak asasi itu," kata Anis.

Anis menambahkan, selama ini terbentuk paradigma dari Malaysia bahwa Indonesia yang membutuhkan negara itu. Padahal Malaysia yang membutuhkan Indonesia.

Dia membenarkan statemen Dubes RI di Malaysia, Da'i Bachtiar, bahwa jika TKI ditarik maka perkebunan di Malaysia akan kolaps. "Betul omongan Pak Bachtiar. Kalau saja pemerintah berani ambil sikap itu," ungkap Anis.

Saat ditanya etis tidaknya jika TKI dijadikan senjata untuk penyelesaian masalah itu, Anis menyatakan hal itu tidak masalah.

"Tapi jangan gertak sambal doang, harus serius juga. Ini bukan persoalan etis atau tidak etis, ini persoalan kedaulatan," tutup Anis.
(nik/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini