Perampok Bersenpi Kembali Beraksi di Labuhan Batu Sumut

Perampok Bersenpi Kembali Beraksi di Labuhan Batu Sumut

- detikNews
Kamis, 26 Agu 2010 23:28 WIB
Medan - Perampokan dengan menggunakan senjata api terus saja terjadi. Di Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut), perampok menggondol Rp 95 juta setelah menembak dua korbannya dengan pistol.

Hingga Kamis (26/8/2010) malam, kedua korban perampokan ini, Mulia Rambe dan Ali Imran Rambe, masih mendapat perawatan di RSUD Rantauprapat. Sementara polisi masih memburu para tersangka yang diperkirakan berjumlah empat orang tersebut.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, perampokan tersebut terjadi pada Rabu (25/8/2010). Saat itu korban melintas dengan mengendarai mobil di kawasan Pondok Tengah, perkebunan PT Siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara, Sumut. Tiba-tiba mobil mereka diapit empat empat perampok yang menggunakan dua sepeda motor Yamaha jenis Scorpio.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para perampok meletuskan dua kali tembakan dan mengenai kedua korban. Ali Imran terkena tembakan pada tungkai kaki kanan dan proyektil  bersarang di kakinya. Sementara satu tembakan lagi menembus paha kanan Mulia. Setelah penembakan itu, para tersangka memecahkan kaca mobil dan mengambil uang Rp 95 juta yang rencananya akan digunakan korban untuk ikut tender pembelian getah karet.

Dokter Rusman Lubis yang menangani kedua korban di rumah sakit, menyatakan operasi sudah dilakukan dan kondisi keduanya mulai membaik.

"Peluru sudah diangkat dari tungkai kaki kanan Ali Imran. Tulang keringnya jadi retak akibat terjangan peluru itu. Operasinya sekitar satu jam dan kondisi mereka sekarang sehat-sehat saja, tetapi harus diopname," terang Rusman kepada wartawan di Labuhan Batu.

Dikatakan Rusman, terhadap korban Mulia Rambe dokter hanya melakukan operasi biasa sebab peluru yang menerjang paha kanannya tembus dan koyak sekira 10 centimeter.

Polisi yang melakukan penyelidikan sudah menemukan proyektil peluru dan menduga senjata yang digunakan adalah senjata rakitan. Saat ini polisi sedang mengembangkan penyelidikan dengan beberapa petunjuk, termasuk dari keterangan saksi korban.

(rul/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads