FPD: Ancaman Travel Advisory Merupakan Sikap Lebay Malaysia

FPD: Ancaman Travel Advisory Merupakan Sikap Lebay Malaysia

- detikNews
Kamis, 26 Agu 2010 16:18 WIB
FPD: Ancaman Travel Advisory Merupakan Sikap Lebay Malaysia
Jakarta - Ancaman travel advisory yang disampaikan Pemerintah Malaysia dinilai berlebihan. Sebagai negara yang katanya bersahabat, Malaysia diminta untuk tidak bersikap mengancam.

"Saya rasa itu reaksi yang berlebihan, kalau kita saling ancam nggak akan mendinginkan suasana," kata Wasekjen Partai Demokrat, Saan Mustopa usai jumpa pers di ruang FPD DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/8/2010).

Saan meminta Malaysia untuk lebih bersikap santun kepada Indonesia. Dengan cara tidak menunjukkan sikap provokatif dan memancing persoalan, semua persoalan akan bisa diselesaikan dengan baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut Saan menjelaskan, sebaiknya sebagai negara serumpun kedua negara saling menghargai kedaulatan masing-masing negara. "Kita masih bisa menjaga keselamatan agar hubungan diplomatik kedua negara ini tetap terjalin baik," jelas anggota Komisi III DPR ini.

Saan berharap kepada Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa tetap melakukan upaya-upaya diplomasi yang terbaik agar masalah-masalah seperti penahanan 3 petugas DKP oleh polisi Malaysia tidak terulang lagi.

"Menlu harus tegas untuk cari kesepahaman dan merumusakan upaya diplomatik yang paling efektif agar kejadian ini tidak terulang dan cukup sampai di sini," tegas Saan.

Selain upaya diplomasi, Pemerintah Indenesia tidak boleh lupa untuk segera menyelesaikan masalah perbatasan dengan Malaysia. Hal ini sangat penting agar tidak ada lagi saling klaim wilayah perbatasan antara kedua negara.

Terkait insiden pelemparan kotoran manusia di Kedubes Malaysia, Saan menilai hal itu sebagai bentuk protes. Namun menurutnya, akan lebih baik jika ekspresi kekecewaan itu dilakukan dengan cara yang lebih sopan dan tertib.

"Kita ingin kalau ekspresi kekecewaan pada Malaysia itu ditunjukkan dengan cara yang lebih baik," ujar Saan mengakhiri.
(lia/yid)


Berita Terkait