"Kami belum bisa menyimpulkan secara utuh. Tapi sementara ini, kami menduga keras pelaku mendalami ilmu pesugihan," kata Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Edward Aritonang di Kantor Gubernur Jateng, Jl. Pahlawan, Semarang, Kamis (26/8/2010).
Edward mengakui informasi itu memang bisa jadi hanya cover story, tapi polisi akan tetap menelusuri. Kemungkinan ke arah tersebut cukup besar, karena tak semua korban dibunuh hanya karena hartanya. Petunjuk ini menunjukkan ada faktor lain dalam pembunuhan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini menyebutkan, bagi kepolisian, pengungkapan motif sangat penting. Sebab ini akan membawa ke arah mana penyelidikan dilanjutkan. Untuk itu, polisi terus mengembangkan kasus ini.
Polisi belum mengetahui pasti jumlah korban yang ditarget pelaku. "Belum jelas. Ya, nanti semua akan berkembang," tegas jendral bintang dua ini.
(djo/djo)











































