KBRI Imbau Warga Malaysia Abaikan Kelompok Bendera

KBRI Imbau Warga Malaysia Abaikan Kelompok Bendera

- detikNews
Kamis, 26 Agu 2010 12:37 WIB
KBRI Imbau Warga Malaysia Abaikan Kelompok Bendera
Kuala Lumpur - Aksi pelemparan tinja ke Kedubes Malaysia di Jakarta oleh para demonstran Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) telah menimbulkan kemarahan pemerintah dan publik Malaysia. Apalagi kelompok Bendera mengancam akan melakukan sweeping terhadap warga negara Malaysia di Jakarta.

Namun pejabat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, menegaskan bahwa ancaman Bendera tersebut hanyalah omong kosong belaka.

Menurut pejabat KBRI tersebut, Widyarka Ryananta, seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Kamis (26/8/2010), ancaman sweeping tersebut hanyalah taktik Bendera untuk mencari perhatian. Widyarka mengatakan, dirinya sangat yakin bahwa warga Malaysia aman di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Widyarka pun mengimbau warga Malaysia untuk mengabaikan Bendera, yang disebutnya sebagai kelompok minoritas. Menurut Widyarka, cara-cara ekstrem Bendera tidak mencerminkan sentimen mayoritas warga Indonesia.

"Kami sangat kecewa akan penyalahgunaan busuk Bendera atas kebebasan berekspresi yang ada di negara kami," kata diplomat Indonesia yang menjabat Penasihat Menteri Indonesia untuk Informasi, Sosial dan Budaya untuk Malaysia.

"Mereka cuma kelompok minoritas yang melancarkan wacana ekstrem," tuturnya.

Pada 23 Agustus lalu sekelompok demonstran yang menamakan diri mereka Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kedubes Malaysia di Jakarta.

Dalam aksinya, demonstran melemparkan tinja ke halaman Kedubes dan menginjak-nginjak bendera Malaysia. Aksi tersebut sebagai protes atas penangkapan tiga petugas KKP Kepri oleh polisi Malaysia belum lama ini. Ketiga petugas tersebut telah dibebaskan pada 17 Agustus lalu.
(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads