Belasan Jenis Makanan Tak Layak Konsumsi Beredar di Medan

Belasan Jenis Makanan Tak Layak Konsumsi Beredar di Medan

- detikNews
Rabu, 25 Agu 2010 21:02 WIB
Medan - Tim pengawas manakan dan minuman Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatera Utara (Sumut) menggelar razia di sejumlah pusat perbelanjaan dan plaza di Medan, Rabu (2582010) sore. Dari hasil razia, petugas menemukan belasan jenis makanan bermasalah, beberapa di antaranya telah kadaluwarsa dan tidak layak konsumsi.

Razia tim pengawas makanan dan minuman Disperindag Sumut diawali di pusat perbelanjaan Carrefour di Plaza Medan Fair, Jl Gatot Subroto, Medan. Di lokasi ini, petugas menemukan keju kemasan yang telah kadaluwarsa, namun masih dijual kepada calon pembeli. Selain itu, petugas juga menemukan susu dan belasan makanan kemasan lain yang tidak layak konsumsi, karena tanggal kadaluwarsanya tinggal beberapa hari lagi berakhir.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, M Hasby Nasution mengatakan, berdasarkan aturan, pihak pengelola pusat perbelanjaan harus menarik makanan yang telah memasuki ambang tanggal kadaluwarsa atau satu bulan sebelum kadaluwarsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai bentuk antisipasi agar tidak membahayakan konsumen petugas kemudian melakukan penyitaan terhadap makanan dan minuman kadaluwarsa, rusak kemasan dan makanan tanpa dilengkapi label halal.

Disperindag Sumut juga memberikan peringatan keras kepada pengelola pusat perbelanjaan Carrefour agar tidak lagi memasarkan produk tidak layak konsumsi. Jika peringatan tersebut tidak diindahkan, Disperindag Sumut mengancam akan mencabut izin usaha pusat perbelanjaan bersangkutan.

"Kalau tidak ditarik dari peredaran, dikhawatirkan dapat membahayakan jika dikonsumsi pembeli. Razia makanan dan minuman ini sengaja digelar agar masyarakat tidak dirugikan pihak pengelola pusat perbelanjaan. Rencananya, razia serupa akan digelar hingga tiga hari sebelum Lebaran," sebut Hasby.

Sementara pihak pegelola pusat perbelanjaan Carrefour, Brian menyebutkan, sebelum dipasarkan kepada konsumen, kondisi produk terlebih dahulu diperiksa kondisinya.

"Semua produk yang akan dipasarkan terlebih dahulu diperiksa kondisinya. Namun kadang penjaga gerai kurang jeli menarik produk yang hampir berakhir masa edarnya," kata Brian.

(rul/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini