"Pada kejadian itu kita tidak bergerak karena memang tidak ada laporan adanya ancaman kapal perang negara lain," kata Menhan Purnomo Yusgiantoro, Rabu (25/8/2010).
Kepada wartawan yang mencegatnya seusai Seminar Pertahanan Nasional Indonesia dalam Perspektif Sosial Budaya, sore ini di Gedung LIPI, Jl Gatot Subroto, Jakarta, dia menegaskan fakta tersebut tak berarti TNI AL lalai atau kecolongan. Ada prioritas penanganan insiden perbatasan laut yang memerlukan TNI AL turun tangan aktif melakukan penjagaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(lh/anw)










































