Malaysia. Kementerian Luar Negeri RI menjamin keamanan Kedubes asing, termasuk Malaysia di Indonesia.
"Sebagai negara yang ikut dalam pihak Konvensi Wina, tentunya kita sebagai pihak tuan rumah harus memberikan jaminan keamanan bagi diplomat asing juga
obyek-obyek perwakilan di ibukota," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2010).
"Jadi itu sudah kami lakukan, kami koordinasikan dengan instansi kepolisian dan aparat keamanan untuk memastikan keselamatan bagi diplomat Malaysia di Jakarta dan seluruh wilayah Indonesia. Juga keamanan dan keselamatan gedung-gedung mereka di Indonesia," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedubes yang bersangkutan, Kemlu tetap akan menjamin keselamatan dan keamanan Dubes beserta bangunan-bangunannya. Kemlu selalu berkoordinasi dengan Kepolisian dalam hal ini.
"Mungkin intensitas ditingkatkan. Kalau pun ada tidaknya ekstra (pengamanan) itu ditanyakan kepada Kepolisian. Ada unit khusus di Kepolisian yang namanya pengamanan obyek vital. Jadi mereka yang berwenang melakukaan pengkajian atas tingkat suatu ancaman terhadap obyek-obyek diplomatik," jelasnya.
Terkait soal maraknya demo terhadap Kedubes Malaysia di Indonesia, Faiz meminta kepada masyarakat Indonesia untuk menyampaikan protes dan secara proporsional.
"Masyarakat harus menyampaikan perasaan ketidaksenangan perasaannya secara
proporsional. Ekspresi berdemonstrasi memang dibenarkan oleh sistem negara
kita. Tapi tentunya ada batas-batas kewajaran," kata calon jubir presiden bidang luar negeri ini.
(nwk/mad)











































