Pelepasan orangutan bakal dilakukan Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo atau Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS). Diperkirakan, dalam 5 tahun ke depan Yayasan BOS bisa melepaskan 385 individu orangutan di kawasan tersebut.
"Sekarang kita bisa konsentrasi ke tahap berikut, yaitu persiapan rilis (melepas). Masih banyak yang harus kita lakukan. Tapi setidaknya ini awal yang sangat baik buat kita semua," kata CEO dan Chairman Yayasan BOS E.G. Togu Manurung dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (25/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Restorasi Habitat Orangutan Indonesia (PT RHOI) adalah perusahaan yang didirikan oleh Yayasan BOS untuk merestorasi dan mengelola lahan hutan yang akan digunakan untuk lahan pelepasan kembali orangutan.
Penerbitan SK Menhut bagi PT RHOI mempermudah Yayasan BOS untuk dapat mewujudkan komitmen pemerintah agar semua orangutan di pusat rehabilitasi dilepaskan kembali (dirilis) ke habitat alaminya sebelum tahun 2015.
Berdasarkan persyaratan, sebuah wilayah dinyatakan memenuhi ketentuan lahan rilis apabila tidak ditemukan populasi orangutan liar di kawasan tersebut, luas kawasan minimal 30 ribu hektar untuk 250 orangutan.
Hutan itu merupakan kawasan sejarah (historical range) orangutan,terdapat spesies pohon pakan yang baik untuk orangutan. Kawasan itu harus tetap dipertahankan sebagai hutan di masa depan, dan aman bagi orangutan dengan dukungan dari pemangku kepentingan lokal.
Saat ini Yayasan BOS masih merehabilitasi 838 orangutan yang terdiri dari 612 orangutan di Program Reintroduksi Orangutan Kalimantan Tengah di Nyaru Menteng dan 226 orangutan di Program Reintroduksi Orangutan Kalimantan Timur di Samboja Lestari.
"Kita akan segera melepaskan orangutan kembali ke hutan. Sudah terlalu lama mereka di kandang kita," kata Ketua Dewan Pembina Yayasan BOS Prof. Dr. Bungaran Saragih.
Selama delapan tahun terakhir, Yayasan BOS tidak pernah melepaskan kembali orangutan ke habitatnya karena tidak tidak mendapatkan areal hutan yang cocok untuk melepaskan kembali orangutan.
(djo/djo)










































