"Kita menduga salah satu mayat tersebut adalah Abdul Rohim pemilik dari usaha distributor tabung oksigen," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara Kompol Susatyo Purnonomo Chondro di Jalan Mindi, Koja, Jakarta Utara, Rabu (25/8/2010).
Menurut dia, augaan tersebut didasarkan pada keterangan saksi yang melihat Abdul Rohim berada di lokasi kejadian sesaaat sebelum terjadi ledakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Susatyo, mayat yang belum teridentifikasi tersebut masih berada di RS Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Kita minta bantuan dari keluarga dan kerabat untuk mengenali korban," ujarnya.
Saat ini, polisi telah memeriksa 8 orang saksi terkait ledakan yang menewaskan 2 orang pada Selasa 24 Agustus 2010 kemarin. "Tersangka belum ada karena masih dilakukan penyeledikikan," tuturnya.
Jenazah korban ledakan Ardiansyah (21) warga Cilimus, Kuningan, Jawa Barat telah dikenali oleh kerabatnya. Potongam tubuh Ardiansayh ditemukan di atas atap warga sejauh 10 meter dari TKP.
Sementara mayat yang diduga adalah Abdul Rohim ditemukan di dalam rumah dengan kondisi badan hancur dan kelapa hancur akibat tertindih tembok rumah.
(fiq/aan)










































