"Semua tim masih bekerja. Bahkan Bapak Kapolda (Irjen Oegroseno) terus memantau dan sidak siang-malam ke Polresta Medan," ujar Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Baharudin Djafar saat dihubungi detikcom, Rabu (25/8/2010).
Baharuddin mengungkapkan, sidak Kapolda Sumut dimaksudkan untuk memberi semangat kepada jajaran Polresta Medan. Hal ini dilakukan agar tim tidak lengah dan mudah putus asa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait pemeriksaan MRA (29), pria yang diduga sering menyewakan senjata api, polisi belum menemukan kaitannya dengan perampokan berdarah di Bank CIMB Niaga. Saat ini MRA masih diperiksa secara intensif oleh penyidik.
"Semua info yang masuk ke hotline juga terus kita tampung. Ada yang memberikan informasi cukup berarti ada yang tidak. Kita masih berusaha," tandasnya.
Perampokan Bank CIMB Niaga di Medan terjadi Rabu (18/8) siang. Dalam foto yang beredar terlihat dua pelaku menenteng senjata M-16, AK-56 dan pistol jenis FN saat berjaga di luar bank.
Selain itu, ada seorang perampok berkemeja lengan panjang warna biru yang membawa tas besar saat akan meninggalkan bank itu. Diduga tas besar warna biru itu berisi uang. Pelaku yang berjumlah 16 orang itu menggunakan sepeda motor dalam menjalankan aksinya.
Perampok yang semuanya berpakaian rapi itu menggondol ratusan juta dari bank tersbut. Mereka juga merampas telepon seluler milik karyawan. Dalam perampokan ini, seorang anggota Brimob, Briptu Imanuel Simanjuntak, tewas dan dua satpam mengalami luka parah ditembak perampok.
(ape/nrl)










































