Filipina Tetapkan Hari Berkabung Nasional

Drama Penyanderaan Manila

Filipina Tetapkan Hari Berkabung Nasional

- detikNews
Rabu, 25 Agu 2010 02:16 WIB
Filipina Tetapkan Hari Berkabung Nasional
Manila - Presiden Filipina Benigno Aquino III menetapkan hari Rabu (25/8) sebagai Hari Berkabung Nasional bagi semua warga Filipina. Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk solidaritas atas tewasnya delapan turis Hong Kong dalam drama penyanderaan berdarah di Manila, Filipina.

Pengumuman ini disampaikan oleh juru bicara Kepresidenan Edwin Lacierda, di tengah-tengah kemarahan yang meluas oleh warga dan pemerintah Hong Kong atas insiden berdarah yang terjadi pada Senin (23/8) kemarin.

"Di tengah insiden ini, presiden mengeluarkan 'proklamasi 23', menyatakan 25 Agustus 2010 sebagai hari berkabung nasional," terang Edwin seperti dilansir AFP, Selasa (24/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Presiden Aquino juga memerintahkan semua kantor pemerintahan Filipina dan juga kantor kedutaan maupun konsulat Filipina di luar negeri untuk mengibarkan bendera setengah tiang.

Edwin mengatakan, Presiden Aquino telah bertemu dengan Duta Besar China di Manila, Liu Jianchao pada Selasa, untuk menjelaskan lebih lanjut soal drama penyanderaan.

"Presiden meyakinkan pemerintah China bahwa pemerintah Filipina akan memberikan bantuan kepada para korban dan keluarga korban," jelasnya

Presiden Aquino juga menjanjikan kepada pemerintah China bahwa penyelidikan atas insiden ini berlangsung cepat dan juga menjamin keselamatan setiap warga China yang mengunjungi Filipina.

(nvc/ape)


Berita Terkait