Saat ditemui wartawan di ruang tahanan Polres Sukoharjo, Yulianto mengaku selama ini hanya membunuh dua orang. Kedua orang yang dibunuh itu dikubur di pekarangannya dan keduanya telah dibongkar polisi atas informasi yang dia berikan.
Dalam pengakuannya lima tahun lalu dia membunuh tetangganya yang bernama Sugiyo. Pembunuhan itu didasari rasa kesal pada Sugiyo yang berhutang Rp 5 juta kepadanya. Meskipun Sugiyo menyerahkan sertifikat tanah miliknya sebagai jaminan, namun Yulianto tetap dongkol kepada Sugiyo yang selalu mengelak setiap ditagih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban kedua yang diakuinya adalah Kopda Santoso, anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan. Pembunuhan terjadi, menurutnya, karena Santoso belum membayar upah delapan kali pengobatan wasir yang diderita korban. Selain itu juga didasari keinginan menguasai sepeda motor, uang, dan HP yang dibawa korban.
Cara dia menghabisi Santoso juga nyaris sama ketika dia menghabisi Sugiyo. Korban terlebih dulu diberi minuman ramuan bunga kecubung, lalu setelah lemas korban dibekap hingga kehabisan napas. Korban juga dikubur di pekarangan rumah seperti yang dilakukannya ketika mengubur jasad Sugiyo.
Pengakuan tersangka itu tentu saja belum sepenuhnya dipercayai polisi. Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Sukiyono, mengatakan pihaknya masih akan terus mendalami berbagai informasi termasuk kemungkinan bertambahnya jumlah korban
yang telah dihabisi oleh tukang pijat berusia 37 tahun tersebut.
Untuk itu dia berharap masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya agar segera melaporkan kepada polisi untuk ditindaklanjuti. "Kerjasama masyarakat berupa laporan-laporan itu akan sangat membantu kami dalam penyidikan kasus yang terkait dengan tersangka Yulianto ini," ujarnya.
Sementara itu, para tetangga Yulianto di Kragilan, Pucangan, Kartosuro, Sukoharjo, masih berkeyakinan bahwa korban Yulianto lebih dari dua orang yang telah diketemukan. "Seingat kami sekurang-kurangnya ada lima warga sekitar sini yang hilang tak jelas keberadaannya setelah tersangkut urusan dengan Yulianto. Salah satunya adalah Pak Sugiyo yang telah diakui dibunuh oleh Yulianto itu," ujar Jasmin, tetangga Yulianto.
(djo/djo)











































