"Presiden mengeluh beberapa menteri kerjanya lamban. Kalau ini dikonsumsi publik, berarti sinyal ketidakpuasan presiden terhadap kinerja menteri. Kalau tidak puas hanya dua kemungkinan, perbaikan atau sinyal pergantian," ujar Wasekjen PPP, M. Romahurmuzy, kepada detikcom, Selasa (24/8/2010).
Romi mengaku melihat kinerja menteri SBY jauh dari memuaskan. SBY diminta tegas dan tidak berbelit-belit jika hendak melakukan reshuffle kabinet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Romi, Presiden SBY seharunya langsung mengambil sikap tegas melihat buruknya kinerja para menteri. Kalau anak buah salah, presiden berhak menegur hingga memberhentikan.
"Presiden jangan meminjam tenaga publik untuk menghantam anak buahnya sendiri," tutupnya.
(van/yid)











































