"Waktu pertama, bunyi klotak-klotak di genteng, saya pikir ada yang roboh. Tapi ternyata itu butir-butir es yang jatuh di atap," kata Khanan, seorang warga Pamulang, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (24/8/2010).
Khanan mengatakan, fenomena tidak biasa itu terjadi sekitar pukul 15.35 WIB. Warga Pamulang Permai heboh dibuatnya. Mereka lalu mencoba menampung bongkahan-bongkahan kecil es yang jatuh dari langit itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Khanan, bongkahan es yang jatuh tidak terlalu besar. Hujan es juga tidak berlangsung lama. "Kecil-kecil kok, nggak lebih besar dari kelereng," katanya.
Setelah hujan es beberapa menit, hujan air yang sangat deras pun turun disertai angin kencang. Warga tidak berani keluar rumah karena petir mulai menyambar-nyambar. Hingga pukul 16.00 WIB, hujan masih turun dengan derasnya. (ken/fay)











































