Demo Pertamina, Massa Bendera Kembali Bawa Tinja

Demo Pertamina, Massa Bendera Kembali Bawa Tinja

- detikNews
Selasa, 24 Agu 2010 13:33 WIB
Jakarta - Belasan aktivis Bendera mendampingi 10 warga Bondowoso, Jawa Timur untuk berunjuk rasa di Kantor Pusat Pertamina. Lagi-lagi, para aktivis ini membawa tinja dalam aksinya.

Namun tinja ini tidak dilemparkan ke kantor Pertamina seperti dalam aksi di Kedubes Malaysia kemarin. Tinja tersebut hanya diletakan di dalam kotak styrofoam.

Warga ini datang dari RW 01 Padukuhan Congrong Barat, Desa Taman, Kecamatan Gerugan, Bondowoso. Mereka menuntut penghentian pembangunan Stasiun Pengisian dan Pendistribusian Bulk Elpiji (SPPBE) yang terletak di perkampungan penduduk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gas 3 kilogram saja bisa membuat rumah meledak, apalagi ada ribuan tabung. Kami minta pembangunan SPPBE ini dihentikan," ujar perwakilan pengunjuk rasa, Jimmy, di depan Kantor Pusat Pertamina, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/8/2010).

Para pengunjuk rasa ini diterima perwakilan Humas Pertamina bernama Ipung. Setelah mengobrol sekitar 5 menit di luar pagar, Pertamina mengaku setuju untuk membawa usulan ini dalam rapat internal.

Saat akan kembali masuk, Ipung pun dihadiahi sterefoam berisi tinja ini. Tanpa banyak cakap, Ipung pun menerima hadiah ini dan membawanya masuk.

Selain membawa tinja, para aktivis ini juga melakukan aksi teatrikal, salah seorang peserta aksi bertelanjang dada dan hanya mengenakan sarung. Tubuhnya dibalut perban yang dilumuri cat merah.

"Hal ini menggambarkan penderitaan para korban ledakan gas," terang Jimmy.

Kemarin, massa Bendera pada Senin (23/8/2010), juga membawa tinja saat berunjuk rasa di Kedubes Malaysia. Tinja ini dilemparkan ke tembok kedubes.

(rdf/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads