"Ini merupakan ledakan serius yang perlu mendapat perhatian semua pihak,". kata Foke saat mengunjungi lokasi kejadian, Selasa, (24/8/2010).
Dia menyerahkan proses investigasi kepada tim dari Perusahaan Gas Negara (PGN), Densus 88 dan Mabes Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saluran pipa gas bawah tanah meledak sepanjang kurang lebih 200 meter di samping Hotel Menteng II hingga ke SPBU 31-1003-03 di Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat. Suara gas terdengar sangat keras di bawah tanah dan beruntun.
"Sumber bukan dari SPBU juga karena kalau Pertamina punya sistem cek yang otomatis dan alarm langsung berbunyi," ujar Kapolres Jakpus Kombes Hamidin di TKP.
Hamidin juga mengatakan pipa gas yang meledak diduga kuat bukan milik PGN. "Kalau pipa gas milik PGN (Perusahaan Gas Negara) adanya di seberang. Ledakan ini hanya menimbulkan asap," imbuhnya.
(asp/nwk)










































