"Saat ini kita ingin fokus pada konsolidasi internal yang sedang berjalan dan kita belum tertarik untuk membicarakan suksesi di 2014," ujar Wasekjen PPP M Romahurmuzy, kepada detikcom, Selasa (24/8/2010).
Selain itu, menurut pria yang akrab disapa Romi ini, PPP juga sedang berkonsentrasi untuk mencari sosok yang bisa menjadi vote getter (pendulang suara) untuk masa depan PPP di DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan sejauh ini memang PPP mempunyai tiga tokoh nasional yang namanya cukup dikenal di masyarakat. Namun begitu, ia memastikan belum tentu tiga calon itu yang akan diusung oleh PPP dalam Pemilu 2014.
"Kita punya tiga tokoh nasional seperti Pak Suryadharma Ali (Menteri Agama), Pak Suharso (Menteri Perumahan Rakyat Suharso Manoarfa) dan Pak Lukman Hakim Saefudin (Ketua DPP PPP) yang dapat memberikan warna terbaik untuk PPP. Tapi kita belum bicara soal itu (jadi capres)," imbuh anggota komisi VII DPR ini.
Sebelumnya Ketua MPP PAN Amien Rais secara tidak langsung menjagokan Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam Pilpres 2014. Romi mengapresiasi langkah awal dari PAN tersebut. Hanya saja, kemunculan dini itu pastinya harus siap mendapat segala bentuk kritikan.
"Kita tetap mengapresiai atas kemunculan secara dini itu, saya menilai sah saja jika memang ada yang start lebih awal," kata Romi.
"Namun semakin cepat dimunculkan ke publik, maka publik bisa melakukan evaluasi lebih lama dan menguji track record orang itu ke depan. Hitam putihnya akan mudah terlihat," tutup mantan anggota Panitia Hak Angket Century ini.
(lia/fay)










































