Warga Hong Kong Dilarang Pergi ke Filipina

Drama Penyanderaan Manila

Warga Hong Kong Dilarang Pergi ke Filipina

- detikNews
Selasa, 24 Agu 2010 10:26 WIB
Warga Hong Kong Dilarang Pergi ke Filipina
Hong Kong - Pemerintah Hong Kong mengeluarkan larangan bepergian ke Filipina menyusul drama penyanderaan yang memakan korban jiwa di Manila, Filipina.

"Insiden penyanderaan serius terjadi di Filipina. Warga Hong Kong harus menghindari semua perjalanan ke negeri itu," ujar juru bicara pemerintah Hong Kong dalam pernyataan resminya seperti dilansir AFP, Selasa (24/8/2010).

"Mereka yang telah berada di sana harus memperhatikan keselamatan pribadi mereka dan menerapkan kewaspadaan," imbuh juru bicara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak delapan turis Hong Kong tewas dalam aksi penyanderaan di Manila yang berlangsung 12 jam. Pemerintah Hong Kong mengerahkan dua pesawat carteran ke Manila untuk mengangkut keluarga para turis yang menjadi korban penyanderaan.

Pemerintah Hong Kong mengkritik cara polisi Filipina menangani penyanderaan yang terjadi Senin, 23 Agustus kemarin. Pelaku penyanderaan adalah mantan kapten polisi yang dipecat, Rolando Mendoza. Pria berumur 55 tahun itu bersenjatakan senapan M-16.

Mendoza menyandera sebuah bus wisata dalam upayanya mendapatkan kembali pekerjaanya. Secara total, 22 turis Hong Kong disandera bersama-sama tiga warga Filipina, masing-masing seorang pengemudi, seorang pemandu wisata dan seorang jurufoto. Dalam krisis penyanderaan itu, Mendoza pun akhirnya tewas diterjang peluru polisi. (ita/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads