4 Tersangka, masing-masing Turis (23), Unyil (21) , Raja (18), dan Asiong (18). Meski masih remaja, keempatnya berprofesi sebagaiΒ sopir angkot. Dan keempat-empatnya mengaku pernah menjalin cinta dengan korban. Terakhir Fitri berpacaran dengan Turis sopir angkot jurusan Pekanbaru ke Siak Hulu.
Hubungan cinta antara Turis dan Fitri, rupanya membuat Unyil, Raja dan Asiong panas. Ketiganya pun mendatangi Turis dan mengatakan bahwa kekasihnya wanita yang tidak baik. Ketiga berterus terang pernah dipacari dan dikhianti oleh Fitri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menjelang pembunuhan pada akhir Juni lalu, korban diajak tersangka Turis jalan-jalan. Mereka pergi dengan sepeda motor korban sekitar pukul 21:00 WIB ke Jl Teropong Ujung. Lokasi jalan tersebut memang sunyi," kata Kapolres Kampar, AKBP MZ Muttaqin dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (23/08/2010).
Di jalan itu ternyata sudah menunggu Unyil, Raja, dan Asiong. Tanpa buang waktu, Fitri langsung dipukul hingga pingsan. Tubuh gadis malang itu kemudian diikat dan ditindih sepeda motor kemudian dibakar.
"Setelah membakar, mereka meninggalkan korban begitu saja," kata Muttaqin.
Para pelaku sempat melarikan diri ke luar kota sebelum akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian. Salah seorang di antaranya dibekuk di Pekanbaru. Mereka dibidik pasal 430 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup
"Mereka mengaku sakit hati dengan korban karena cintanya dikhianati. Mereka bilang janganlah sesama sopir angkot cinta kami dihianati," ujar Muttaqin menirukan pengakuan para tersangka.
(djo/djo)











































