Terbongkar Karena Korban Sempat Pamit Kepada Teman-temannya

Pembunuhan Berantai di Sukoharjo

Terbongkar Karena Korban Sempat Pamit Kepada Teman-temannya

- detikNews
Senin, 23 Agu 2010 17:14 WIB
Solo - Terbongkarnya kasus pembunuhan berantai di Sukoharjo, terbongkar karena informasi yang diberikan oleh salah seorang korban. Sebelum hilang misterius, korban sempat berpamitan kepada rekan-rekannya bahwa akan menjalani terapi penyembuhan penyakit ke rumah tersangka.

Aparat Polres Sukoharjo memaparkan, sekitar 14 hari yang lalu Kopda Santoso, anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, pergi mengendarai sepeda motor Honda Revo miliknya. Kepada teman-temannya di asrama dia berpamitan akan menuju rumah Yulianto di Pucangan, Kartosuro.

"Menurut keterangan tersangka dan sejumlah saksi, Kopda Santoso memang sering datang ke rumah Yulianto untuk terapi penyembuhan penyakit wasir yang dideritanya. Saat kejadian itu, Kopda Santoso telah datang untuk kali ke delapan," ujar Wakapolres Sukoharjo, Kompol Endra Setiawan, Senin (23/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengakuan tersangka kepada polisi, pada saat datang terakhir kali itu korban datang membawa sepeda motor Honda Revo, HP dan uang sebanyak Rp 2,5 juta. Saat itulah timbul niat pelaku untuk menghabisi korban dengan cara memberi minuman memabukkan.

Setelah korban dalam kondisi lemah, pelaku langsung membekapnya hingga kehabisan napas dan meninggal. Korban lalu dikuburkan di dekat kandang kambing yang masih berada di pekarangan rumah Yulianto.

Mengetahui Santoso menghilang secara misterius, sejumlah rekannya di kesatuan lalu berinisiatif mendatangi Yulianto untuk menanyakan keberadaan Santoso. Setelah sebelumnya sempat berkelit, akhirnya Yulianto mengakui telah menghabisi Santoso. Selanjutnya kasus tersebut diserahkan kepada polisi.

Hari Sabtu lalu, dilakukan pembongkaran dan ditemukan jasad Santoso. Dalam pemeriksaan selanjutnya, ternyata diketahui ada korban lainnya. Hari ini, Senin (23/8/2010) polisi kembali melakukan penggalian di pekarangan rumah Yulianto di Dusun Kragilan, Desa Pucangan, Kartosuro, Sukoharjo. Hasilnya, kembali diketemukan jasad manusia.

Kali ini kondisinya sudah menjadi kerangka. Jenazah kedua ini belum diketahui identitasnya, namun dipastikan jenazah korban berjenis kelamin lelaki. Diduga jenazah kedua ini sebelum dikubur terlebih dulu dimasukkan dalam karung.

(djo/djo)


Berita Terkait