"Saya bisa memahami Pak Marzuki menyampaikan begitu karena ada hubungan psikologis dengan Pak Aulia Pohan karena besan Presiden," ujar Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/8/2010).
Namun demikian menurut Priyo, sekalipun besan Presiden, Aulia Pohan tetaplah seorang koruptor. Hakim resmi menjatuhkan hukuman kepada Aulia Pohan karena korupsi YPPI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
beliau adalah narapidana kasus korupsi," tegas Priyo.
Priyo berharap masyarakat memaklumi pernyataan Marzuki. Priyo yakin Marzuki menyampaikan demikian bukan dalam konteks sebagai Ketua DPR.
"Mungkin sangat manusiawi, definisi koruptor juga sangat luas. Dengan demikian tidak
usah diperdebatkan apakah itu koruptor atau bukan koruptor," harapnya.
(van/ndr)










































