"Itu hanya cari perhatian presiden, motivasi di balik itu apa? Pernyataan itu janggal dan tidak pantas diucapkan Ketua DPR," kata peneliti hukum ICW, Febridiansyah saat dihubungi detikcom, Senin (23/8/2010).
Dia menjelaskan, posisi Aulia yang besan presiden tentu membuat sejumlah politisi PD harus tampil membela. Apalagi belakangan banyak kritik terkait remisi 6 bulan yang diperoleh Aulia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Febri juga menegaskan, secara hukum Aulia divonis bersalah majelis hakim dan dijerat pasal tindak pidana korupsi terkait aliran dana BI. "Lalu kalau bukan koruptor apa? Lihat UU yang dikenakan pada Aulia," terangnya.
Febri mengimbau agar pimpinan DPR yang lain bisa mengambil sikap terkait penyataan Ketua DPR ini. "Jangan sampai muncul kesan, DPR membela koruptor, sementara pemerintah memuluskan jalan pemberian grasi dan remisi," tutupnya.
(ndr/fay)











































