"Gerakan ini positif untuk Polri, sasaran mereka kan untuk membantu presiden untuk perbaikan Polri. Itu wajar saja," demikian pendapat anggota Kompolnas, Novel Ali, ketika dihubungi detikcom, Senin (23/8/2010).
Menurut Novel, sipapun memiliki hak untuk merasa ambil bagian dalam perbaikan Polri. Polri pun diminta untuk menerima segala masukan yang disampaikan oleh masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polri sebaiknya mengambil inisiatif untuk dialog dengan masayarakat, untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian dari yang diharapkan masyarakat," imbaunya.
Sebelumnya pada Minggu (22/8) kemarin, 540 pendukung petisi mendesak Presiden SBY mencopot petinggi Polri yang terlibat praktik mafia hukum.
"Kami meminta kepada Presiden SBY untuk mengambil tindakan luar biasa, yang berani, tega dan menyentuh akar persoalan, untuk mencopot petinggi kepolisian yang terlibat praktik mafia peradilan rekayasa hukum," kata juru bicara petisi, Taufik Basari.
(ddt/fay)










































