SBY: Tak Elok Presiden Reaktif Tanggapi Isu Tiap Hari

SBY: Tak Elok Presiden Reaktif Tanggapi Isu Tiap Hari

- detikNews
Minggu, 22 Agu 2010 20:02 WIB
SBY: Tak Elok Presiden Reaktif Tanggapi Isu Tiap Hari
Bogor - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui pidatonya di hadapan parlemen pada 16 Agustus lalu tidak menyinggung isu yang sedang berkembang. Forum kenegaraan itu memang bukan untuk menanggapi isu-isu.

Pengakuan ini disampaikan SBY di sela-sela acara buka puasa bersama jajaran Partai Demokrat di kediaman pribadi SBY di Cikeas, Kabupaten Bogor (22/8/2010).

"Pidato itu untuk menyampaikan nota pengantar RAPBN, tentu di dalam konteks itu saya lebih menyampaikan hal-hal bersifat mendasar," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai tanggapan terhadap isu terkini yang sedang berkembang, kata SBY, hampir setiap pekan disampaikan dalam berbagai kesempatan. Baik melalui rapat kabinet atau acara lain yang juga diliput secara luas oleh media massa.

"Jadi kalau semua dibaca lengkap, saya merespons apa yang terjadi di tingkat masyarakat," sambung SBY.

Meski demikian, SBY memandang positif kritik mengenai isi pidato 16 Agustus. Kritikan tersebut menjadi masukan untuk perbaikan di masa mendatang.

Dia mengingatkan tidak semua isu perlu ditanggapi langsung oleh kepala pemerintahan atau kepala negara. Bahkan banyak isu yang lebih tepat ditanggapi pejabat teknis terkait sesuai kewenangan masing-masing.

"Tak elok presiden reaktif tanggapi isu tiap hari. Tidak ada presiden dan PM di negara manapun yang tiap hari menanggapi isu," tutup SBY.

(lh/lrn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads