Jenazah Ryan kini berada di kamar jenazah RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta. Pantauan detikcom, Minggu (22/8/2010) sekitar 10 satpam Menara Bank Mega menunggu proses otopsi dan pemulasaran jenazah.
Sementara dari keluarga Ryan, yang hadir adalah Jayadi, kakak korban. Jayadi tampak sangat berduka kehilangan adiknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 13.30 WIB, Jayadi masih belum bisa melihat jenazah adiknya. Penyebab kecelakaan kerja itu pun belum dijelaskan oleh pengelola gedung Menara Bank Mega kepada dirinya.
"Adik saya sudah kerja 2 tahun di sana," imbuhnya.
Jayadi mengatakan keluarga sangat terpukul atas kejadian ini. Ryan telah menikah dan memiliki 2 anak. Sang istri amat shock sehingga Jayadilah yang ditugaskan menjemput jenazah.
"Istrinya di rumah, Mas. Nggak kuat kalau ikut menjemput di sini," ujarnya dengan mata merah menahan tangis.
Tidak lama, satpam Menara Bank Mega memanggil Jayadi untuk menyudahi wawancara. Hingga pukul 13.45 WIB, mereka masih menunggui jenazah.
"Rencananya akan langsung dimakamkan," kata Jayadi menutup perbincangan.
Sebelumnya, Ryan ditemukan tewas di lantai dasar Menara Bank Mega, Mampang, Jakarta Selatan karena kepalanya terhimpit lift. Ia tewas saat sedang mengerjakan tugasnya sebagai cleaning service. Menurut Kapolsek Mampang, Kompol Risto Samudera, korban ditemukan pukul 08.20 WIB.
Ryan adalah warga Jalan Kelapa Tiga, RT 2 RW 6, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jaksel. Dugaan sementara, Ryan mengalami kecelakaan kerja.
(fay/rdf)











































