Pantauan detikcom di sejumlah ruas jalan di Samarinda, aksi balap liar motor kerap digelar di Jl Dr Sutomo hingga Jl Letjend S Parman, sejak pukul 00.00 WITA. Hingga lebih dari 2 jam kemudian,ratusan kendaraan yang berjejer di pinggiran kawasan pertokoan di kedua ruas jalan tersebut aman tanpa razia atau kejaran polisi.
Para pembalap liar yang didominasi remaja itu tidak segan memacu kencang motornya tanpa mempedulikan keselamatan pengguna jalan lain. Belum lagi, pengguna pengguna mobil, harus ekstra hati-hati ketika melintas di kedua ruas jalan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hermansyah menuturkan, aksi balap liar yang marak saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Hermansyah heran kemana aparat Kepolisian saat balap liar berlangsung.
"Belasan sampai puluhan kendaraan ikut balap. Kok nggak ada polisi?" keluh Hermansyah.
Sementara itu, salah seorang remaja sekaligus pembalap liar, Doni, mengatakan aksi balapan memberikan kepuasan tersendiri bagi dirinya. Meski diakuinya membahayakan nyawa orang lain, namun hobi balap yang satu ini sulit dihindarkan.
"Ya kalau ada patroli (polisi),paling kita kabur sebentar.Habis itu ya kita balik lagi," jelas Doni sambil tertawa. (van/lh)











































