"Polisi mencegah, tapi kewalahan tidak mampu mengimbangi banyaknya massa," ujar Kadivhumas Mabes Polri, Brigjen Iskandar Hasan, kepada detikcom, Sabtu (21/8/2010).
Menurut Iskandar, saat bentrok terjadi Ridwan Salamun dianiaya sekelompok orang dari salah satu kelompok yang terlibat bentrokan. Beberapa bagian tubuhnya dilukai dengan senjata tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasusnya sedang diusut oleh Polres Maluku Tenggara. Pelakunya masih dalam pengejaran," sambung Iskandar.
(ape/lh)











































