Pemilu Australia Digelar, Gillard dan Abbott Bersaing Ketat

Pemilu Australia Digelar, Gillard dan Abbott Bersaing Ketat

- detikNews
Sabtu, 21 Agu 2010 11:59 WIB
Pemilu Australia Digelar, Gillard dan Abbott Bersaing Ketat
Canberra - Warga Australia hari ini menggunakan hak suaranya dalam pemilihan nasional yang berlangsung paling ketat dalam beberapa dekade terakhir. Perdana Menteri (PM) wanita pertama Australia Julia Gillard bersaing ketat dengan penantang konservatif Tony Abbott.

Tempat-tempat pemungutan suara dibuka pada sekitar pukul 8 pagi waktu setempat. Sekitar 14 juta pemilih ikut serta dalam pemilihan nasional tersebut. Demikian seperti dilansir AFP, Sabtu (21/8/2010).

Hasil-hasil polling menjelang pemilu tersebut menunjukkan perolehan suara Partai Buruh pimpinan Gillard berbeda tipis dengan koalisi Liberal/Nasional pimpinan Abbott.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam survei Newspoll yang dimuat surat kabar The Australian, Sabtu (21/8/2010), Partai Buruh meraih 50,2 persen sedangkan koalisi Liberal/Nasional memperoleh 49,8 persen.

Polling Nielsen menunjukkan Buruh unggul dengan 52:48 persen sedangkan survei Roy Morgan menunjukkan hasil 51:49 persen untuk kemenangan Buruh.

Gillard mulai memimpin Partai Buruh pada Juni lalu setelah mengalahkan PM Kevin Rudd. Wanita berumur 48 tahun itu telah berjanji akan meningkatkan pendidikan dan layanan kesehatan.

Sedangkan Abbott dikenal sebagai konservatif religius yang meragukan peran manusia dalam perubahan iklim. Pria berumur 52 tahun itu telah menargetkan kekhawatiran akan imigrasi ilegal dan mempertanyakan anggaran pembelanjaan Partai Buruh.

(ita/ita)


Berita Terkait