"Kita datang kemari dan silaturahmi untuk mengetahui keadaan ustad Abu," ujar Juru Bicara JAT, Son Hadi saat ditemui di gedung Bareskrim, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (20/8/2010).
Son Hadi mengatakan, selain menjenguk, mereka juga membawakan Ba'asyir bekal makanan untuk berbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak semuanya bisa buka puasa bersama ustad, karena tempatnya kecil dan kondisi ustad saat ini sehat-sehat saja," kata Son Hadi.
Sebelumnya, Amir JAT ini ditangkap di Banjar, Ciamis, Jawa Barat, Senin (9/8). Ba'asyir diduga mendanai aktivitas pelatihan militer di Aceh. Ba'asyir dijerat UU Terorisme dan terancam hukuman mati.
Berdasarkan data yang diterima dari Polri, Ba'asyir menggelontorkan langsung duit senilai Rp 175 juta dan US 5000 kepada Ubaid (Bendahara Pelatihan Militer Aceh) yang kemudian diserahkan kepada Dulmatin. Penyerahan duit tersebut dilakukan secara tunai.
(ape/irw)











































