"Di bulan Ramadan saya kira tidak usah diperpanjang. Tapi Insya Allah tidak begitu. Kita tidak usah membincangkan hal-hal yang tidak baik," kata Darwin saat dicegat wartawan usai buka puasa bersama Presiden di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (20/8/2010).
Darwin hanya bisa mengucapkan istighfar saja. "Saya bersama istri saya sama-sama istighfar saja dalam keadaan seperti ini, mendapat cobaan seperti itu," kata Darwin sambil menoleh ke istrinya yang berada di belakangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darwin buru-buru menghindar saat terus dicecar pertanyaan. Dia malah mengingatkan bahwa saat ini adalah bulan Ramadan.
"Tapi yang lebih penting kita lebih bagus menggali apa yang jadi tugas di ESDM. Apa yang masih dirasakan kurang. lebih bagus bahas tentang listrik, batu bara," elaknya.
Ada tanggapan Presiden soal ini? "Saya kira tadi kalau dengarkan ceramah, yang kurang di kita adalah kejernihan hati dan menjaga lisan. Saya kira kita sudah di puasa sekian. Ya sudah, jaga lisan saja," tutup Darwin sambil berlalu bersama istrinya. (anw/irw)











































