Imam, yang sedang mengendarai mobil menuju Puncak sangat terkejut dengan peristiwa ini. "10 tahun lebih lewat jalur ini, baru kali ini melihat banjir deras di jalur Puncak," kata Imam kepada detikcom, yang saat menginformasikan sedang dalam perjalanan menuju Cianjur.
Banjir ini terjadi akibat hujan deras yang terjadi sore ini. "Sejak saya keluar tol Jagorawi, terjadi hujan deras hingga saya sampai di Megamendung," kata Imam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, selain banjir yang deras, yang juga mengkhawatirkan adalah batu-batu yang berjatuhan dari tebing sebelah kanan jalan. "Airnya mengalir deras dengan tinggi sekitar satu betis," ujar dia.
Gara-gara banjir ini, angkot-angkot yang biasanya biang macet, tampak menepi. Jalanan lancar. Mobil-mobil pribadi tetap melaju, meski dengan kecepatan yang sangat rendah. Pasar Cisarua yang biasanya menjadi 'bottle neck' kini sama sekali tidak tersumbat.
(asy/nrl)











































