"Sudah sekitar 10 orang lebih, termasuk satpam," ujar Kadivhumas Polri Brigjen Iskandar Hasan saat jumpa pers di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (20/8/2010).
Menurut Iskandar, keterangan saksi sangat penting untuk penyelidikan. Apalagi dari satpam yang tertembak, polisi berharap mendapatkan gambaran lebih dekat soal sosok pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain meminta keterangan saksi, polisi juga telah menyita beberapa barang bukti seperti proyektil peluru, foto perampok, selongsong, dan rekaman CCTV.
"Di foto-foto yang didapat di media juga bisa kita lihat nomor polisi motor pelaku. Mudah-mudahan itu bukan palsu," tandasnya.
Perampokan diC IMB Niaga terjadi pada siang hari, Rabu (18/8). Pelaku berjumlah 16 orang sambil menenteng senjata serbu jenis AK-47 dan M-16. Akibat perampokan ini satu personel brimob tewas tertembak dan seorang satpam terluka.
(ape/lrn)











































