"Pemerintah yang tidak siap. Sekarang saling lempar tangan," kata Ketua Fraksi PAN, Tjatur Sapto Edy, dalam perbincangan di Detikcom, Jakarta, Kamis (19/8/2010) kemarin.
Menurut Tjatur, minyak tanah dan gas elpiji ada dua benda dengan karakter yang amat berbeda. Oleh karena itu butuh waktu sosialisasi yang lama agar masyarakat terbiasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tjatur menambahkan pabrik pembuatan tabung gas harus diawasi lebih ketat dan jumlahnya dibatasi untuk mengontrol kualitas. Titik sosialisasi penggunaan tabung gas harus ditingkatkan dari 123 titik menjadi 40 ribu titik.
"Minimal 1 orang di satu RW harus bisa mengusai cara penggunaan LPG yang baik dan benar," tutup Tjatur.
(fay/mad)











































