Konversi Gas Bermasalah, Siapa yang Salah?

Konversi Gas Bermasalah, Siapa yang Salah?

- detikNews
Jumat, 20 Agu 2010 14:44 WIB
Konversi Gas Bermasalah, Siapa yang Salah?
Jakarta - Banyaknya kejadian ledakan gas belakangan ini membuat masyarakat mempertanyakan kualitas tabung gas. Telunjuk pun mengarah pada pemerintah yang dinilai belum siap melakukan konversi gas.

"Pemerintah yang tidak siap. Sekarang saling lempar tangan," kata Ketua Fraksi PAN, Tjatur Sapto Edy, dalam perbincangan di Detikcom, Jakarta, Kamis (19/8/2010) kemarin.

Menurut Tjatur, minyak tanah dan gas elpiji ada dua benda dengan karakter yang amat berbeda. Oleh karena itu butuh waktu sosialisasi yang lama agar masyarakat terbiasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Konversi minyak tanah ke gas, sebenarnya terlalu cepat untuk dilakukan. 5 Tahun ditargetkan selesai, saya usul 10 tahun," kata dia.

Tjatur menambahkan pabrik pembuatan tabung gas harus diawasi lebih ketat dan jumlahnya dibatasi untuk mengontrol kualitas. Titik sosialisasi penggunaan tabung gas harus ditingkatkan dari 123 titik menjadi 40 ribu titik.

"Minimal 1 orang di satu RW harus bisa mengusai cara penggunaan LPG yang baik dan benar," tutup Tjatur.

(fay/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads