Patrialis tiba di RSCM, Jumat (20/8/2010) pukul 14.25 WIB. Patrialis yang mengenakan kemeja abu-abu itu langsung menuju ruang perawatan 105 di Gedung A, RSCM. Sejam sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Hukum dan HAM Denny Indrayana juga datang menjenguk Syaukani.
"Nanti wartawan boleh melihat. Saya jamin 100 persen, wartawan akan boleh lihat kondisi Pak Syaukani, agar saya tidak dibilang bohong," kata Patrialis kepada wartawan.
Wartawan tidak bisa mendekati ruang perawatan Syaukani karena merupakan area khusus. Namun dari kejauhan tampak keluarga Syaukani berkumpul di depan ruang perawatan.
Patrialis sebelumnya menyebut pemberian grasi lantaran Syaukani sakit keras dan tidak sadarkan diri. Patrialis bahkan menyebut Syaukani seperti mayat hidup yang hanya bisa tergolek di tempat tidur.
(lrn/mad)











































