"Turki, Mesir dan Meksiko sudah melarang ekspor pangan. Dengan iklim tak menentu, kita khawatir stok pangan kita tidak cukup untuk 2010-2011," kata Ketua FPAN Tjatur Sapto Edy dalam perbincangan di kantor detikcom, Jl Warung Buncit, Jakarta, Kamis (19/8/2010) petang.
Menurut Tjatur, buffer stok pangan nasional hanya 2 persen dari produksi pangan nasional. Sedangkan anggaran untuk cadangan pangan hanya Rp 2 triliun dalam APBN 2011.
"FPAN mendesak pemerintah dan DPR untuk menambah dana buffer pangan Rp 6 triliun," ujar Tjatur.
Selain itu, untuk menyiasati stok pangan, Bulog harus proaktif. Selain itu komitmen ekspor dari sejumlah negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam juga harus dipastikan.
"Tapi, kita tetap harus mengupayakan swasembada pangan," kata Tjatur.
Tjatur menjelaskan krisis bahan pangan bisa menjadi isu sensitif. "Sewaktu harga kedelai naik saja rakyat kita pada marah. Kita jaga jangan sampai itu terjadi," tutupnya.
(fay/nrl)











































