Perampokan terjadi pada Kamis (19/8/2010) siang, di Toko Emas 'Bokor Mas' di Kecamatan Karanganom, Klaten. Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, perampok bersenjata api itu berjumlah empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor.
Kejadian bermula saat Nur Hasyim, pemilik toko, datang ke toko perhiasannya dengan mengendarai sebuah mobil. Tujuannya adalah menjemput pulang Ani Nurmayasari, istrinya. Sembari menjemput istri, Hasyim membawa serta kotak perhiasan yang berisi perhiasan-perhiasan yang dijual di tokonya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang perampok lainnya mendekati Ani. Di bawah todongan pistol, Ani dipaksa menyerahkan tas berisi uang yang dibawanya. Bukan hanya kepada korban, parampok juga menodongkan senjata kepada warga yang berada di sekitar lokasi.
"Mereka melepaskan tembakan berkali-kali sehingga kami takut," ujar Suwanti, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian.
Setelah berhasil menguasai kotak perhiasan dan uang, keempat perampok tersebut segera meninggalkan lokasi kejadian. Warga yang ketakutan baru memberikan pertolongan setelah yakin semua perampok kabur. Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada polisi dan sebagian lainnya segara memberikan pertolongan kepada Hasyim dengan melarikannya ke RS Islam Klaten.
Belum diketahui secara pasti jumlah kerugian materiil akibat kejadian tersebut. Hasyim belum bisa dimintai keterangan karena masih mendapat perawatan intensif di ruang ICU RS Islam Klaten. Sedangkan Ani masih mengalami shock akibat kejadian itu.
Kapolres Klaten, AKBP Agus Djaka Santosa mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi mata. Selain itu polisi juga telah menemukan barang bukti berupa selongsong peluru.
(djo/djo)











































