Hal itu diungkapkan Pimpinan Ponpes Sindangsari Al-Jawami Bandung, H. Imang Abdul Hamid, saat ditemui di rumahnya, Jalan Al-Jawawi, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (19/8/2010).
"Kalau warga negara asing yang belajar disini baru Ali saja, sejak pesantren ini berdiri," ujar Imang. Selama menjadi santri di ponpes tersebut, Ali tidak menginap di ponpes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ponpes tersebut diakui Ali merupakan milik salah seorang pendiri MUI Jabar yaitu KH Muhammad Sudja'i atau lebih dikenal dengan nama Mama Cileunyi.
"Pendirinya adalah abah (bapak-red) yang bernama KH Muhammad Sudja'i atau Mama Cileunyi. Abah juga pendiri MUI Jabar," ujar Imam yang juga merupakan anak dari Mama Cileunyi. Menurutnya, Ponpes sudah terkenal sejak dahulu.
Disebutkan Imang, rata-rata santri di ponpes adalah mahasiswa dimana 60 persennya adalah mahasiswa dari Unpad dan UIN.
Dituturkan Pengurus Dewan Santri Ponpes Sindangsari Al-Jawami
Bandung, Eri Agustian (24), saat ini ada sekitar 250 santri yang sedang belajar di ponpes. Santri terdiri dari 150 putri dan 115 putra.
(tya/ern)











































