PD: Koruptor Cukup Diperingatkan Agar Rajin Salat

PD: Koruptor Cukup Diperingatkan Agar Rajin Salat

- detikNews
Kamis, 19 Agu 2010 16:01 WIB
PD: Koruptor Cukup Diperingatkan Agar Rajin Salat
Jakarta - Partai Demokrat tidak setuju dengan imbauan NU agar ulama tidak menyalatkan koruptor jika meninggal. PD meyakini anjuran mengerjakan salat cukup untuk meluruskan mental koruptor.

"NU sebaiknya menganjurkan jangan korupsi, lebih banyak salat, hidup sederhana supaya tidak tertarik korupsi," ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat, Jafar Hafsah kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/8/2010).

Menurut Jafar, NU tidak bisa menghakimi koruptor dengan hukuman agama. Setiap umat Islam wajib disalatkan kalau meninggal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di dalam agama kan tidak ada bahasanya seperti itu. Ulama tentu sudah wajar menyalatkan muslim," papar Jafar.

Jafar mengajak ulama untuk mengkampanyekan antikorupsi dengan syariah. Larangan tersebut dinilai keliru.

"Tuhan selalu menekankan praduga tak bersalah to, apa NU bisa menjamin koruptor tidak sadar," tutupnya.

(van/yid)


Berita Terkait