Warga Temukan Buku Tabungan Hamzah Berisi Dana Awal Rp 170 Juta

Penggerebekan Teroris di Bandung

Warga Temukan Buku Tabungan Hamzah Berisi Dana Awal Rp 170 Juta

Baban Gandapurnama - detikNews
Kamis, 19 Agu 2010 14:09 WIB
Bandung - Sejumlah barang bukti sempat tercecer usai penggerebekan rumah terduga teroris di Cibiru Kota Bandung, Sabtu (7/8/2010). Warga menemukan buku tabungan atas nama Hamzah yang baru dibuat Juli 2010. Tertera uang yang masuk pertama kali sebesar Rp 170 juta.

Ahormadi (47), tetangga Fahrul, terduga teroris yang ditangkap Densus 88, mengaku menemukan buku tabungan itu secara langsung. Ia mengatakan, tiga hari lalu saat beres-beres sekitar rumah, ia melihat di dalam rumah kontrakan Fahrul tercecer berkas. Karena penasaran, akhirnya ia masuk ke dalam rumah yang masih dipasangi police line.

"Di buku tabungan itu tertera transfer atau menabung langsung, saya kurang tahu persis. Yang pasti dana pertama kali yang tertulis bulan Juli 2010 itu sebesar Rp 170 juta," ujarnya ditemui di kediamannya Jalan Sukaluyu RT 2 RW 2 Pasir Biru Cibiru Bandung, Kamis (19/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu setelah itu, kata dia, tercatat 10 transaksi penarikan, yang terakhir menyisakan dana sekitar Rp 11 juta. "Dalam 1 bulan itu (Juli-red) Hamzah mengambil uang beberapa kali. Bisa sampai 10 kali lebih. Sepertinya si hamzah ini mengambilnya langsung ke bank, itu kelihatan dari hasil print. Terakhir, tersisa saldo Rp 11 juta," jelasnya.

Tak hanya buku tabungan, Ahromadi juga mengaku menemukan STNK mobil bernopol B 1600 KE. "STNK ini ada dalam buku tabungan. STNK-nya atas nama perempuan yang beralamat di Jakarta," katanya.

Menurutnya kedua barang bukti tersebut sudah diserahkan ke Polda Jabar dua hari lalu. Sementara itu, hingga saat ini barang bukti mobil yang dikabarkan untuk bom mobil masih terparkir di dekat kontrakan Fahrul.

Sabtu, 7 Agustus 2010, Densus 88 menggerebek rumah kontrakan Fahrul dan menangkap Fahrul bersama Hamzah. Saat itu, polisi menemukan bom rakitan yang aktif. Karena tak bisa dijinakkan oleh tim Jihandak, akhirnya bom diledakkan.

(ern/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads