Priyo Nilai Imbauan Ulama Tak Perlu Salatkan Koruptor Berlebihan

Priyo Nilai Imbauan Ulama Tak Perlu Salatkan Koruptor Berlebihan

- detikNews
Kamis, 19 Agu 2010 13:07 WIB
Priyo Nilai Imbauan Ulama Tak Perlu Salatkan Koruptor Berlebihan
Jakarta - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menilai imbauan PBNU agar ulama tidak perlu menyalatkan koruptor berlebihan. Beberapa koruptor juga ulama dan setiap umat Islam harus disalatkan.

"Ulama harusnya memberikan pernyataan yang sejuk dan adem. Menurut saya tidak perlu sampai sejauh itu, imbauan itu berlebihan, sedikit kebablasan dan tidak perlu," terang Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/8/2010).

Menurut Priyo, ajaran Islam jelas setiap orang Islam yang meninggal dunia harus disalatkan. Ulama tentu seharusnya memberi contoh kebaikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang masuk mualaf saja kita salatkan kenapa ulama memilih menyalatkan orang, saya kira tidak perlu kita risaukan imbauan ini," terang Priyo.

Beberapa ulama koruptor, menurut Priyo, juga harus tetap disalatkan kalau meninggal dunia.

"Rokhmin Dahuri, Syahrir Sabirin, Said Agil Munawwar, Bulyan Royan, semua kan kiai, masak tega-teganya tidak disalatkan itu," tutup Priyo sambil tertawa.
(van/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads