Hal itu disampaikan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah Iran.
"Presiden terhormat (Mahmoud Ahmadinejad) dan yang lainnya telah mengatakan bahwa kami siap untuk negosiasi. Itu benar adanya. Namun tidak dengan Amerika," tegas Khamenei seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khamenei menyampaikan hal itu di depan para pejabat senior Iran termasuk Presiden Ahmadinejad. Khamenei merupakan pemimpin spiritual Iran yang berhak memutuskan semua isu nasional.
Dikatakannya, Iran selama ini selalu menolak tawaran AS untuk perundingan "karena negosiasi di bawah ancaman bukanlah negosiasi."
Dengan dipelopori pemerintah AS, negara-negara besar menerapkan sanksi baru PBB terhadap Iran karena menolak menghentikan kegiatan pengayaan uranium. AS dan Eropa mencurigai program nuklir Iran itu digunakan untuk diam-diam memproduksi senjata atom. Pemerintah Iran telah berulang kali membantah hal tersebut. Ditegaskan Teheran, program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai yakni sebagai pembangkit energi untuk kepentingan sipil.
(ita/nrl)











































