Muhtadi: Banyak Orang Cari Muka di Sekeliling SBY

Promo Album SBY

Muhtadi: Banyak Orang Cari Muka di Sekeliling SBY

- detikNews
Kamis, 19 Agu 2010 08:54 WIB
Jakarta - Iklan Album SBY muncul di situs resmi kepresidenan, www.presidenri.go.id. Sebelumnya buku transkrip wawancara putra SBY Agus Harimurti dan buku Ani Yudhoyono diedarkan saat peringatan HUT RI ke-65 di Istana Negara. Ada dua kemungkinan, pertama, ini sengaja dilakukan SBY. Kedua, hanya orang-orang di sekitar SBY saja yang mencari muka.

"Hal ini mungkin dilakukan tanpa sepengetahuan SBY, hanya manuver tim politik SBY mencari muka," pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanudin Muhtadi, menjelaskan soal kemungkinan kedua tersebut, kepada detikcom, Rabu (18/8/2010).

Menurut Burhan, SBY biasanya membuat batas yang jelas antara urusan pribadi, partai dan negara. Tetapi akhir-akhir ini, seolah batas itu tidak ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa yang terjadi beberapa hari ini kan tidak etis. Seolah-olah kekuasaan dipersonalisasikan," terang Burhan.

Sebagai jalan keluar, Burhan pun meminta agar SBY menyetop kelakuan para bawahannya yang sibuk mempromosikan figur dirinya lewat berbagai fasilitas negara. Jika ini tidak segera dilakukan, maka kemungkinan memang SBY yang sengaja menyuruh melakukan semua ini.

"Kalau dalam waktu dekat tidak ada perintah SBY untuk berhenti menggunakan fasilitas negara, maka yang timbul adalah kekecewaan bahwa SBY tidak bisa menjaga kredibilitasnya memisahkan urusan negara dengan urusan pribadi," jelas Burhan.

Staf Khusus Presiden Julian Pasha pada Rabu kemarin menyatakan, pihaknya akan memperbaiki 'promo' album yang ada di website setelah menjadi kontroversi. Namun hingga hari ini pukul 08.50 WIB, tidak ada "perbaikan" yang terlihat.

Tapi, Julian sudah menjelaskan mengenai alasan mengapa pengumuman itu ditampilkan di tempat itu. Menurut dia, pengumuman itu ditampilkan karena banyak warga yang ingin meminta album tersebut kepada presidenri.go.id secara gratis. (rdf/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads