"Wibawa Pemerintah telah pudar karena insiden ini. Pemerintah yang seharusnya tegas seperti lembek menghadapi Malaysia," ujar Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/8/2010).
Priyo makin prihatin karena ada isu bahwa Pemerintah Indonesia menyelesaikan konflik ini secara barter. Padahal tidak dikenal adanya diplomasi barter ala teroris di dunia hubungan internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo berharap Pemerintah menambah keamanan nasional terutama di garis batas perairan. Kalau ada yang melanggar batas, tentu harus ditangkap dan diberikan sanksi.
"Ini petugas kita ditangkap oleh polisi setingkat polsek. Pengamanan harus ditingkatkan, kalau perlu kita tangkap saja setiap polisi diraja setingkat letnan yang masuk wilayah kita," tandasnya.
(van/yid)










































