"Suzuki Escudo yang mengawal itu bukan mobil kita. Hitam lagi. Mobil kita (Patwal) itu warna putih biru (nopol) kepalanya 9 dan belakangnya VII bukan 04 itu," kata Kasat Patwal Polda Metro Jaya AKBP Ipung Purnomo kepada detikcom, Rabu (18/8/2010).
Ipung juga tak mengetahui siapa pemilik BMW tersebut sehingga dikawal dan berani menerobos kemacetan dengan pengawalan kendaraan bersirene. Tidak semua mobil yang dikawal polisi adalah pejabat negara. Banyak masyarakat umum yang menggunakan jasa pengawalan lalu lintas juga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ipung mengatakan, jika dalam kasus ada mobil yang dikawal dan memasuki kemacetan dan diketahui pengawalan tersebut diperuntukkan tidak jelas, polisi lalu lintas berhak menilangnya.
"Ya kalau memang tidak sesuai peruntukannya kita lakukan penilangan. Pakai sirine nggak sesuai kewenangannya, kita tilang. Jangan sampai kita yang dijadikan kambing hitamnya," ungkap Ipung. (gus/nrl)










































