Terkunci dalam Taksi, Perampok Gagal Beraksi di Casablanca

Terkunci dalam Taksi, Perampok Gagal Beraksi di Casablanca

- detikNews
Rabu, 18 Agu 2010 11:04 WIB
Jakarta - Eric Wibisono berniat merampok Taksi Express yang dikemudikan Dwiyanto di kawasan Casablanca, Jakarta Selatan. Namun, aksinya gagal setelah sang sopir menguncinya di dalam taksii itu.

Aksi perampokan ini berawal saat Taksi Express bernopol B 2444 MU diberhentikan Eric ketika melintas di depan Mal Ambasador pada Rabu (18/8/2010) sekitar pukul 01.45 WIB.

"Pelaku mencoba melakukan pencurian dengan kekerasan kepada sopir untuk menguasai taksinya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eric lalu minta diantarkan ke Kampung Melayu. Dalam perjalanan beberapa meter dari Mal Ambasador, Eric menodongkan senapan angin kaliber 4,5 ke arah Dwiyanto.

Eric meminta Dwiyanto turun dari taksi setiba di terowongan Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan. Dwiyanto lalu turun dan mencabut kunci mobil.

Setelah berada di luar, Dwiyanto kemudian mengunci taksi dengan remote control. Dwiyanto kemudian berteriak meminta tolong sekencang-kencangnya. Teriakan itu lalu didengar oleh seorang petugas keamanan.

Sementara pada saat yang bersamaan, mobil patroli polisi dari Polda Metro Jaya melintas di jalan tersebut. Dwiyanto kemudian mencegat mobil patroli dan meminta bantuan polisi.

Tidak butuh waktu lama, polisi kemudian mengamankan Eric yang 'terperangkap' di dalam taksi. Eric dibawa ke Polsek Setiabudi untuk diproses hukum.
(mei/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini