"Presiden mengutuk serangan-serangan ini," kata Bill Burton, juru bicara Barack Obama seperti dilansir AFP," Rabu (18/8/2010).
Menurut Burton, aksi peledakan yang melukai sekurangnya 125 orang ini menunjukan masih ada pihak-pihak yang mencoba menggagalkan demokrasi di Irak.
"Jelas masih ada orang yang ingin menggagalkan kemajuan demokrasi di Irak. Kami yakin bahwa kita bergerak menuju akhir misi tempur kita di sana," tegasnya.
Juru bicara keamanan Baghdad Mayor Jenderal Qassim Atta menduga aksi peledakan di sebuah pusat rekrutmen tentara di Baghdad, Irak dilakukan oleh Al-Qaeda.
"Ciri-ciri Al Qaeda sangat jelas dalam serangan ini," kata Atta seperti dilansir AFP," Selasa (17/8/2010).
(did/anw)











































